Day: September 11, 2018

5 Permainan Android Genre Petualangan Terbaik

Android menyediakan cukup banyak permainan yang bisa di download di Google Play dengan genre yang berbeda-beda. Salah satu genre permainan yang cukup banyak digemari pengguna Android adalah petualangan. Ya, genre permainan Android ini akan menyajikan event game yang unik dan begitu menarik untuk dimainkan.

Tentu, banyaknya game petualangan yang ada di Google Play akan memberikan keleluasaan buat Anda untuk memilih mana permainan terbaik untuk dimainkan. Pada kesempatan ini, akan dibahas beberapa permainan petualangan terbaik dengan event yang menantang. Penasaran? Simak beberapa ulasan singkat di bawah ini. Selamat membaca!

Monster Warlord

Monster Warlord adalah salah satu permainan petualangan yang cukup digemari. Game ini dijamin akan sangat seru dan pasti Anda akan menyukainya. Nah, saat memainkan permainan ini, Anda akan mendapatkan misi untuk mengumpulkan monster sebagai lakon melawan musuh. Tentu, monster yang ada memiliki ciri berbeda sehingga akan sangat menarik.

Hal menarik lain dalam permainan ini adalah Anda bisa menantang monster lain untuk menaikkan level dan kemampuan monster yang Anda miliki. Permainan yang dikembangkan oleh GAMEVIL ini juga memiliki ukuran yang tidak terlalu besar, yakni hanya sekitar 14 MB saja. Dengan ukurannya yang kecil, permainan ini bisa dimainkan dengan lebih lancar.

SoulCraft

SoulCraft juga termasuk salah satu permainan Android genre petualangan yang begitu menarik. Game ini mengambil tema sebuah peperangan antara malaikat dan iblis. Dalam permainan ini, tugas utama yang Anda miliki adalah mengawasi klan malaikat dan menyerang iblis yang ingin berbuat keonaran di muka bumi.

Permainan ini cukup digemari dan mendapatkan rating 4.2 di Google Play. Selain itu, sebanyak lebih dari 10 juta pengguna menginstal permainan ini di smartphone Android mereka. Jika Anda ingin memainkan game ini, ukuran game dan data yang harus Anda unduh adalah sekitar 202 MB.

Ice Age Adventures

Ice Age Adventures adalah game yang sudah sangat terkenal. Ya, permainan dengan genre petualangan ini diadaptasi dari film berjudul Ice Age. Sama seperti film nya, game ini begitu menarik untuk dimainkan di waktu luang. Misi utama dari petualangan Ice Age adalah mengarungi dan menjelajahi dunia es.

Nah, Anda akan menemukan banyak hal unik selama perjalanan saat memainkan permainan Android satu ini. Game ini juga menggunakan tokoh yang sama dengan film, seperti Manny, Sid dan Diego. Jika Anda tertarik, Anda bisa download permainan ini di Google Play. Ukuran permainan ini sekitar 60 MB dengan rating 4.3.

Dungeon Hunter 4

Dungeon Hunter 4 juga bisa menjadi salah satu permainan dengan genre petualangan yang bisa Anda pilih. Permainan ini dikembangkan oleh Gameloft yang merupakan salah satu pengembang permainan terbaik. Nah, game ini memiliki grafis yang sangat menarik dan tajam. Tak heran, size game ini bisa mencapai 1 GB.

Namun, di balik ukuran game yang begitu besar, tersimpan petualangan yang sangat mengesankan dan menantang. Anda akan disuguhkan beberapa event petualangan yang tidak Anda rasakan sebelumnya di game lain. Akan tetapi, game ini membutuhkan spesifikasi smartphone android yang cukup tinggi untuk memainkannya.

Edge of Tomorrow Game

Pilihan permainan Android lain dengan genre petualangan adalah Edge of Tomorrow Game. Ini adalah salah satu permainan petualangan yang diambil dari sebuah film dengan judul Edge of Tomorrow. Alur dari permainan ini pun hampir sama dengan apa yang terjadi dalam film yang Anda tonton.

Game ini dikembangkan oleh Warner Bros, sebagai salah satu developer terbaik di Google Play. Nah, saat memainkan game ini, misi utama yang harus Anda lakukan adalah menghabisi monster yang menghadang. Ada banyak stage yang harus dilalui dengan tingkat kesulitan yang berbeda.

Nah, dari beberapa poin di atas, Anda bisa melihat ada beberapa permainan Android dengan genre petualangan. Tentu, masih banyak permainan dengan genre yang sama yang bisa Anda download. Namun, tentu, beberapa game di atas dapat dijadikan rekomendasi untuk download.

Sebelum Anda mengunduh beberapa permainan Android di atas, cek terlebih dahulu spesifikasi game yang diperlukan. Tidak hanya ukuran game, Anda juga sebaiknya melihat minimal OS yang dibutuhkan. Hal ini penting agar permainan bisa dimainkan dengan lancar.

Sebelum Membeli Smartphone, Pastikan 4 Hal Ini Ya!

Smartphone merupakan salah satu benda yang tak lepas dari kehidupan masyarakat, dewasa ini. Manfaatnya bisa dirasakan untuk menunjang kehidupan sehari-hari. Mulai dari sekedar berkomunikasi hingga berbisnis. Agar bisa memberikan manfaat tersebut, tentunya Anda harus pintar dalam memilihnya, sebelum memutuskan untuk membeli.

Memilih smartphone tentu saja harus disesuaikan dengan budget serta kebutuhan. Spesifikasi smartphone yang dibutuhkan bagi seorang entrepreneur tentu saja berbeda dengan para gamers. Namun, secara umum, Anda perlu mempertimbangkan beberapa hal sebelum membeli smartphone. Apa saja itu?

Berikut ulasannya:

  1. RAM Minimal 1 GB

RAM atau Random Access Memory merupakan komponen yang berperan penting dalam pemrosesan data. Komponen tersebut berkolaborasi dengan processor untuk melakukan pengolahan data. Semakin besar kapasitasnya, semakin leluasa pula processor mengerjakan tugas untuk mengolah informasi.

Nah, kapasitas RAM yang harus dimiliki smartphone agar kinerjanya optimal adalah minimal 1 GB. Saat ini, smartphone yang beredar di pasaran bahkan ada yang memiliki RAM dengan kapasitas mencapai 32 GB. Wah, cukup fantastis ya?

Dengan RAM 1 GB, Anda sudah bisa menjalankan aplikasi dan multitasking. Jadi, pastikan Anda membeli smartphone yang memiliki RAM minimal 1 GB. Lebih besar kapasitasnya, akan lebih baik.

  1. Kapasitas Penyimpanan Internal Minimal 8 GB

Kapasitas internal pada smartphone sebesar 4 GB sudah tidak lagi mumpuni untuk menyimpan data. Sebab, sistem Android saja membutuhkan ruang simpan hingga 3 GB. Belum lagi aplikasi Facebook, WhatsApp, Twitter, BBM, dan sebagainya, sehingga ruang penyimpanan menjadi cepat habis dan tidak cukup lagi untuk menyimpan video, foto, maupun musik.

Dengan internal berkapasitas 8GB, Anda sudah cukup leluasa untuk menyimpan data, game, aplikasi, dan lain sebagainya. Jika budget mencukupi, memilih smartphone berkapasitas internal yang lebih besar, tentu saja lebih baik. Namun, jika Anda memiliki keterbatasan dana, internal 8 GB dirasa cukup.

  1. Kamera Berkualitas Baik

Kini, smartphone tidak hanya untuk melakukan panggilan suara, memeriksa email, serta mendengarkan musik saja. Semakin diminatinya Instagram membuat banyak orang berlomba-lomba untuk menghasilkan foto yang tidak kalah kualitasnya dengan kamera digital atau DSLR. Untuk itu, Anda perlu memeriksa kualitas kamera smartphone sebelum membelinya.

Nah, kamera smartphone yang baik, setidaknya harus memenuhi beberapa hal, diantaranya:

  • Memiliki fokus yang cepat : smartphone yang memiliki fitur laser adalah pilihan yang terbaik untuk meminimalisir kesalahan fokus.
  • Bisa menangani backlight atau cahaya latar : pilihlah smartphone yang memiliki fitur High Dynamic Range (HDR) dengan kualitas yang baik agar objek foto terlihat lebih terang.
  • Seperti burung hantu : fitur minim cahaya yang baik pada smartphone akan membuat hasil potret menjadi lebih baik pada tempat-tempat gelap.
  • Tidak mengubah warna kulit : lampu kilat LED dua warna atau dual tone sangat penting untuk menjaga tonal kulit agar terlihat alami.
  • Megapixel yang besar : semakin besar megapixel pada kamera smartphone akan menyumbangkan hasil yang detail pada foto. Teknologi terbaru untuk menghasilkan foto yang memiliki resolusi besar adalah super resolution.
  1. Kapasitas Baterai

Sekeren apapun smartphone Anda, jika memiliki kapasitas baterai yang sedikit akan menjadi percuma saja. Berbagai komponen canggih mulai dari RAM, processor, serta kamera harus berbanding lurus dengan daya tahan baterainya.

Pada umumnya, kapasitas baterai diukur menggunakan satuan mAh. Anda perlu memilih smartphone dengan mAh yang tinggi. Semakin besar mAh, maka daya tahan baterai menjadi lebih awet. Namun, Anda juga perlu memperhatikan beberapa komponen yang rakus daya, seperti:

  • Processor yang panas. Suhu yang tinggi pada processor, biasanya akan memakan daya dengan cepat.
  • Semakin boros sinyal yang diterima oleh smartphone, semakin boros pula konsumsi baterainya.
  • Aplikasi yang berjalan di belakang. Aplikasi pihak ketiga atau disebut juga dengan bloatware belum tentu berguna tetapi berjalan di belakang. Sehingga menyebabkan baterai menjadi boros.
  • Untuk menghemat energi, Anda bisa memilih smartphone yang memiliki fitur penghemat daya baterai agar konsumsi baterai menjadi lebih efisien.

Itulah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat membeli smartphone. Jangan sampai kecewa saat membeli smartphone hanya keran kurang cermat dalam menentukan spesifikasinya. Bisa jadi, saat dipakai akan lemot sehingga aktivitas Anda terhambat. Demikian, semoga bermanfaat.

Cara Mudah Backup Aplikasi Komputer

Komputer merupakan salah satu perangkat yang digunakan untuk mempermudah pekerjaan. Namun untuk mempermudah pekerjaan tentunya tak serta merta hanya dengan komputer saja, namun juga butuh sebuah aplikasi komputer untuk mendukung pekerjaan.

Berbicara tentang aplikasi komputer, meski peranannya sangat besar yakni untuk mempermudah pekerjaan, namun terkadang banyak kendala yang dihadapi oleh pengguna. Contohnya aplikasi tiba-tiba berhenti dan tak dapat digunakan.

Penyebabnya? Entah karena hang, corrupt, crash atau bahkan karena OS yang digunakan memang bermasalah. Dengan kejadian ini tentunya akan membuat pekerjaan menjadi terhambat bukan?

Lalu bagaimana cara mencegah agar hal tersebut tak terjadi? Maka solusinya adalah dengan mem-backup pada aplikasi komputer yang Anda. Tak hanya akan mengatasi masalah aplikasi tak bisa berjalan saja, namun dengan membackup aplikasi tersebut juga akan membantu untuk mencegah agar aplikasi tak terkena virus.

Lalu bagaimana cara backup aplikasi komputer? Jika belum tahu caranya, maka berikut ini cara backup aplikasi komputer pada Windows Vista, 7 serta Windows 8:

  1. Langkah pertama yakni dengan menyiapkan memori eksternal terlebih dahulu. Bisa berupa harddisk eksternal, flashdisk, kartu memori, keping CD, atau sejenisnya. Selanjutnya, hubungkan media penyimpanan file eksternal tersebut ke pada komputer.
  2. Lalu, masuk ke tampilan Windows dan klik ‘start’, kemudian pilih ‘control panel’
  3. Selanjutnya pilih ’system anda maintenance’
  4. Dalam menu tersebut maka klik ‘backup dan restore’
  5. Atau mungkin Anda bisa menggunakan cara lain yakni dengan klik ‘start’, lalu klik ‘control panel’, kemudian klik ‘view By’. Kemudian buka menu ‘large dan small icon’, lalu pilih ‘backup and restore’.
  6. Setelah menjalankan cara tersebut, kemudian pilih ‘create system image’ pada panel yang berada di sebelah kiri
  7. Kemudian pilih target penyimpanan data eksternal yang sudah dihubungkan dengan komputer sebelumnya. Dan perlu diperhatikan, bahwa target penyimpanan data backup aplikasi adalah drive eksternal. Sehingga jangan sampai menggunakan salah satu bagian dari partisi harddisk, karena hal tersebut agar data backup aplikasi lebih aman serta menghindari kerusakan yang akan terjadi pada harddisk
  8. Selanjutnya, jika Anda pernah mengatur kata kunci untuk Administrator, mereka kemudian ketika kata kunci tersebut jika memang diperlukan. Namun jika memang tak diperlukan, maka langsung saja klik “Continue”
  9. Berikutnya, Anda hanya tinggal mengikuti petunjuk saja yang akan muncul pada layar komputer, hingga menyelesaikan proses backup aplikasi.

Langkah tersebut merupakan cara backup aplikasi komputer pada Windows Vista, 7 dan 8. Lalu bagaimana untuk Windows 10? Sebenarnya hampir sama, namun ada sedikit perbedaan. Berikut ini cara backup aplikasi pada Windows 10:

  1. Pertama, sama seperti cara sebelumnya yakni dengan menyiapkan media penyimpanan data dalam keadaan kosong, kemudian masukan ke komputer Anda.
  2. Selanjutnya masuk ke menu ‘Control Panel, dimana fungsi control panel adalah untuk mengatur berbagai hal yang ada dalam windows, misalnya untuk mengatur perangkat keras dan perangkat lunak. Dan untuk membuka menu ini, cara yang paling cepat adalah dengan membuka menu Run atau dengan menekan Logo Windows + R pada keyboard.
  3. Kemudian klik ‘control’, lalu klik ‘OK’ pada layar atau tekan enter
  4. Dalam jendela control panel yang muncul, kemudian atur ‘view by’, dan pilih ‘small icon’ atau ‘large icon’, lalu klik ‘file history’
  5. Kemudian pilih ‘system image backup’ dan ‘create system image’
  6. Setelah itu, maka langkah berikutnya adalah pilih media penyimpanan eksternal yang telah dipersiapkan sebelumnya untuk menyimpan system image.
  7. Jika telah memilih salah satu, maka akan ada perintah untuk memasukan media penyimpanan eksternal tersebut.
  8. Setelah selesai proses backup system image tersebut, maka akan ada notif yang akan menyarankan Anda untuk membuat system repair disc. Dengan begitu maka ikuti langkahnya saja, karena hal itu akan berguna ketika sewaktu-waktu Windows Anda bermasalah. Disamping hal itu, system repair disc juga diperlukan untuk keperluan restore dari system image backup.

Dengan adanya backup ini tentunya akan mengamankan aplikasi pada komputer Anda. Apalagi cara backup aplikasi komputer pun sangat mudah, sehingga sangat disarankan agar aplikasi pada komputer Anda di-backup sekarang juga.